6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks

6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks

6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks. Takterhitung lagi banyak sekali pasangan suami istri yang sudah lama menikah namun belum juga mendapatkan momongan. Pastinya ia merasa sedih dan merasa gagal bila ia tidak kunjung hamil. Ada banyak sekali faktor yang harus wanita ketahui penyebab susah hamil yang akan dibahas dalam artikel kali ini.

Sebagian wanita pasti sudah mengetahui bahwa supaya cepat hamil mereka harus terlebih dahulu memasuki masa ovulasi dan melakukan hubungan seksual di masa-masa tersebut.

Tapi disayangkan di saat ovulasi dan sudah melakukan hubungan seks masih susah hamil. Meski sudah aktif berhubungan seks dengan suami di masa subur ternyata kehamilan yang diidam-idamkan tidak juga tiba.

Kengapa hal tersebut terjadi? Di artikel kali ini kita akan membahas 6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks.

Kemandulan adalah sebuah kondisi medis yang mungkin dialami oleh salah satu antara istri atau suami, atau bahkan keduanya secara bersamaan. Prosentasenya sama besar. Saat konsultasi ke dokter, suami dan istri perlu sama-sama memeriksakan diri. Tujuannya untuk mengetahui mengapa istri tidak hamil, apakah ada masalah pada sistem reproduksi wanita atau pada organ reproduksi pria.

Faktor Pasangan Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks

Setelah memasuki masa ovulasi, sel telur hanya bertahan hingga 24 jam, jika Anda hanya berhubungan seks saat memasuki ovulasi maka peluang anda untuk hamil semakin sedikit di bulan tersebut.

Nah Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut di bawah ini beberapa faktor mengapa wanita sulit hamil padahal sudah segala persyaratan untuk hamil sudah terpenuhi semuanya:

6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks

1. Faktor Menstruasi Tidak Lancar

Banyak wanita yang tidak memahami dengan baik siklus menstruasi mereka. Sebagian besar dari mereka hanya mengetahui bahwa siklus yang normal adalah 28 hari, padahal setiap wanita berbeda dan siklus menstruasinya bervariasi. Beberapa wanita mengalami siklus yang lebih panjang dan yang lain lebih pendek.

Karena itu lakukanlah hubungan seks sebelum masa ovulasi diperkirakan akan datang. Sel sperma mampu bertahan hidup kurang lebih 3 hari di rahim wanita. Jika pada masa tunggu tersebut, sel telur dikeluarkan maka potensi kehamilan akan meningkat.

2. Faktor Berat Badan

Pasangan wanita yang terlalu gemuk atau terlalu kurus akan sulit hamil meski aktif berhubungan seks. Terlalu gemuk akan mengganggu metabolisme tubuh sehingga mempengaruhi datangnya masa subur.

Begitu pula terlalu kurus akan mempengaruhi kesuburan dan berakibat menstruasi jadi tidak lancar dan masa ovulasi tidak kunjung datang selama berbulan-bulan.

Solusinya adalah cobalah untuk menjalani diet untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Berat badan normal akan meningkatkan fungsi reproduksi dan tentu akan meningkatkan potensi kehamilan pada wanita berat badanya berlebihan.

3. Faktor Kurang Tidur

Wanita sulit hamil juga disebabkan oleh faktor gaya hidup tidak sehat seperti kurang tidur. Kondisi ini mempengaruhi tingkat kesuburan wanita.

Saat tidur, tubuh akan memproduksi hormon tertentu yang memungkinkan tubuh untuk meremajakan, menumbuhkan, memperbaiki kerusakan sel/jaringan, dan merangsang sistem kekebalan tubuh.

Jika kita tidak mendapatkan tidur yang cukup maka kita rentan mengalami stres, mudah sakit dan juga lemah sehingga segala macam bakteri dan virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

Bagi wanita yang tidak mendapatkan cukup tidur, sistem kekebalan tubuh mereka akan turun sedikit dan mereka lebih mungkin mengalami infeksi, yang akan mempengaruhi siklus reproduksi.

Kondisi ini juga berlaku pada pria. Infeksi dapat menyebabkan demam dan panas berlebih dapat merusak kualitas sperma.

Wanita yang tidak cukup tidur juga gampang stres dan cemas, yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Jika anda sulit hamil maka kemungkinan anda tidak teratur dalam mengelola waktu tidur anda sama pasangan.

4. Faktor Karena Stres

Faktor Stres bisa juga menyebabkan ketidakseimbangan produksi hormon wanita dan akhirnya memengaruhi kesuburan. Stres yang berlebihan dan tidak dikelola dengan baik akan memperlambat masa ovulasi dan pada kasus yang berat ovulasi bahkan tidak terjadi sama sekali.

Salah satu pertanda ovulasi tidak lancar adalah lendir serviks jadi berkurang drastis atau bahkan kering sama sekali. Jika ovulasi tidak lancar maka siklus menstruasi juga jadi tidak teratur, dampaknya adalah pasangan suami istri akan kesulitan menentukan kapan masa subur (ovulasi) bulan berikutnya terjadi.

Tingkat stres yang tinggi yang terjadi terus menerus dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Ketika Anda hamil, stres jenis ini dapat meningkatkan kemungkinan anda memiliki bayi yang lahir prematur (lahir sebelum 37 minggu kehamilan) atau bayi dengan berat lahir rendah (berat kurang dari 5 ½ pound).

5. Faktor  Karena Mental

Menjaga sikap mental agar selalu positif adalah sangat penting. Ada hubungan antara pikiran dan tubuh. Cobalah untuk tidak mendengarkan cerita-cerita negatif dari lingkungan anda para tetangga yang dapat menurunkan kesuburan anda.

Mempersiapkan kehamilan dilakukan sampai satu tahun ke depan dan dalam proses tersebut anda perlu menjaga agar tubuh selalu positif dan fokus pada perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat perbanyaklah komsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran.

6. Menjalani Hidup Sehat

Pola makan tidak teratur dan gaya hidup tidak sehat mempengaruhi kesuburan. Cobalah untuk mendapatkan jumlah istirahat yang cukup setiap hari, jauhi stres, tidak merokok dan alkohol, rajin olahraga, tidak begadang dan membatasi asupan kopi.

Hidup tidak sehat dapat menyebabkan kemandulan baik pada pria maupun wanita. Karena itu mulai sekarang, jika anda sedang dalam program kehamilan, mulailah melakukan aktivitas yang sehat.

Jika setelah mereview diri anda dengan baik dan anda yakin telah menjalani hidup yang benar dan sehat tapi tetap sulit hamil padahal aktif berhubungan seks dengan suami, maka sekarang adalah waktu yang tepat bagi anda untuk berkonsultasi ke dokter.

Dokter yang memeriksa biasanya meminta kedua pasangan melakukan tes kesuburan untuk mengetahui penyebab masalah ada dimana.

Dan jika maslaha diketahui, maka program kehamilan dengan bantuan dokter dapat dimulai. Anda perlu menjalani nasehat-nasehat medis dan mempertimbangkan menjalani pengobatan jika memang diperlukan.

Semoga artikel tentang 6 Faktor Wanita Susah Hamil Meski Sering Berhubungan Seks bermanfaat, selamat membaca.

Baca juga:  Buah Paprika Merah Dapat Menambah Panjang Umur