Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Wanita

Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Wanita

Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Wanita. Semua wanita tentu tidak berharap melakukan pengobatan disfungsi seksual. Karena itu, sebelum semuanya terjadi, pencegahan dini sangatlah diperlukan. Akan tetapi, jika sudah telanjur terjadi, mau tidak mau Anda harus melakukan upaya pengobatan. Lalu, apa saja upaya untuk mengatasi permasalahan disfungsi seksual ini? Berikut adalah penjelasannya.

Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Wanita

1. Tindakan Medis

Bila Anda sudah mengalami menopause atau telah menjalani operasi pengangkatan rahim (uterus) atau ovarium, konsumsi hormon estrogen mungkin dapat membantu masalah disfungsi seksual. Jika Anda belum mengonsumsi hormon estrogen, tanyakan kepada dokter  apabila ini adalah suatu pilihan bagi Anda dalam mengatasi masalah disfungsi seksual.

Anda mungkin juga sudah mendengar bahwa pemakaian sildenafil (Viagra) atau hormon testosteron dapat membantu wanita dengan masalah disfungsi seksual. Tidak banyak studi yang meneliti tentang pengaruh viagra atau testosteron pada wanita. Oleh sebab itu, para dokter tidak mengetahui dengan jelas apakah hal tersebut dapat membantu atau tidak.

Keduanya, baik viagra maupun testosteron dapat meng-akibatkan efek samping yang serius. Maka dari itu, peng-gunaan keduanya mungkin tidak sebanding dengan risiko yang dapat ditimbulkan.
Seiring dengan mulai meningkatnya kesadaran kaum wanita akan kualitas hidupnya, termasuk kehidupan seksualnya, maka pengobatan disfungsi seksual secara perlahan-lahan mulai mendapat perhatian dari dunia kesehatan.

Perlu disadari bahwa disfungsi seksual tidak hanya disebabkan oleh faktor psikologis, tetapi dapat juga disebabkan oleh adanya gangguan kadar hormon atau gangguan pada pembuluh darah yang memperdarahi alat genital wanita.

2. Metode Alternatif

Di bawah ini adalah jenis pengobatan alternatif cara mengatasi disfungsi seksual.

Atasi Disfungsi Seksual dengan Akupunktur

Sejak lama, dunia Barat telah memasarkan segala macam teori pada bidang seksologi. Permasalahan disfungsi seksual sering kali dihubungkan dengan masalah kejiwaan dan Bebas dari Ancaman Disfungsi Seksual Khusus Wanita kesehatan. Sejak awai abad 20, sebagian pakar seksologi menganggap bahwa seks merupakan kegiatan yang merenda-hkan martabat, pelecehan, infeksi, dan sumber dari penyebaran penyakit. Kemudian, pandangan tersebut berubah pada pertengahan abad ke-21, khususnya pada tahun 1960-1970-an.

Dasar dari seksologi medis adalah keyakinan akan seksualitas sebagai komponen vital kesehatan dan keber¬adaan manusia. Seksualitas merupakan komponen penting berkaitan dengan dunia pengobatan, terutama praktiknya dalam keluarga. Sehingga, paramedis harus memperhatikan berbagai aspek seksual, termasuk penurunan atau hilangnya libido, masalah ejakulasi, orgasme, dan masalah lain dalam melakukan hubungan seksual. Untuk itulah, diperlukan latihan klinis bagi paramedis yang menangani masalah seksualitas.

Disfungsi seksual sangat sulit diatasi karena melibatkan faktorfisik, mental, maupun spiritual, sehingga memerlukan penanganan yang cukup kompleks. Perawatan sangat tergantung pada perilaku pasangan yang terlibat. Salah satu teknik yang terbilang cukup sukses dalam terapi disfungsi seksual adalah akupunktur. Teknik ini telah dikembangkan selama lebih dari 20 tahun.

Terapi ini dilakukan dengan melibatkan pasangan yang terdiri atas suami dan istri yang mengalami penurunan minat seksual maupun libido. Pasangan diminta duduk atau
berbaring dalam posisi yang nyaman dan saling menyentuh tangan atau bagian tubuh yang lain agar stimulasi elektrik mengalir melalui keduanya dalam sirkuit yang ber-kesinambungan. Selanjutnya, elektroakupunktur dilakukan terhadap pasangan tersebut.

Cara ini sederhana, namun efektif untuk meningkatkan daya tarik, seperti menyeimbangkan chi serta meningkatkan kesadaran akan perlunya keseimbangan energi demi kebahagiaan dan kepuasan seksual. Secara klinis, akupuntur telah terbukti dapat mengatasi beberapa masalah seksual. Terapi tradisional Cina lain juga mendukung terapi akupuntur, termasuk di antaranya ramuan obat tradisional dan pengaturan pola makan, ai gong, serta pemijatan.

Obat Perangsang Herbal Tradisional Wanita

Dalam dunia modem, ketika ritme kerja manusia mulai semakin meningkat, masalah disfungsi seksual sering mengintai pasangan suami istri. Kehilangan gairah dan libido terkadang menjadi salah satu dari sekian banyak faktor yang menyebabkan timbulnya pertengkaran rumah tangga, hilangnya romantisme dalam hubungan suami istri, bahkan bisa berujung pada perceraian. Beberapa di antara mereka kemudian mencoba berbagai solusi dengan mengonsumsi obat perangsang yang belum teruji standar kesehatannya. Tujuannya hanya satu, yakni mengembalikan gairah seksual yang mulai berkurang.

Meningkatkan libido pada wanita adalah masalah umum yang mempengaruhi banyak pasangan di dunia. Berkurangnya libido yang disebabkan oleh banyak faktor bisa sangat mempengaruhi kehidupan seks mereka. Kabar baiknya adalah kondisi tersebut dapat diatasi dengan banyak cara. Akan tetapi, Anda haruslebih bijaksana dalam memilih sarana yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut.

Salah satu pemecahan masalah libido pada wanita adalah melalui pengunaan obat perangsang herbal tradisional.Ada begitu banyak jenis rempah-rempah yang dapat membantu meningkatkan libido. Dalam hal ini, jamu tidak hanya mampu meningkatkan hasrat seksual, tetapi juga bisa meningkatkan mentalitas, kekuatan, dan memberikan perasaan yang baik dalam berhubungan seksual.

Nah itulah artikel tentang Cara Mengatasi Disfungsi Seksual Wanita, semoga artikel diatas bermanfaat, selamat membaca.

Baca juga: 3 Metode Kontrasepsi Tidak Mempengaruhi Libido