Cara Mengatasi Trauma Putus Cinta

caramengatasitraumaputuscinta

Sebagian orang pasti pernah mengalami putus cinta atau gagal dalam membina sebuah pernikahan. Perasaan serta situasi yang dialami dapat membuat seseorang merasa tertekan hingga depresi. Hal tersebut adalah hal yang sangat normal terjadi, bahkan kondisi tersebut juga dapat dirasakan oleh pasangan suami istri, karena ada kalanya jika hubungan asmara mengalami beberapa masalah, beberapa pasangan pun dapat melalui masalah tersebut tanpa harus membuat hubungan mereka berakhir.

Tetapi tidak sedikit pula pasangan yang memilih berpisah, di saat hubungan asmara kandas ditengah jalan biasanya hal tersebut menimbulkan luka atau trauma yang cukup mendalam. Kebanyakan trauma yang terjadi diakibatkan oleh perselingkuhan yang dilakukan oleh kekasihnya, hal tersebut biasanya membuat menjadi trauma. Masalah trauma putus cinta sebenarnya adalah sebuah masalah yang sangat serius karena dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan itu sendiri. Bahkan tidak sedikit yang mengalami luka batin yang berkepanjangan dapat menyeretnya mengalami penyimpangan seksual atau bahkan bunuh diri. Bagi seseorang yang mengalami masalah trauma setelah putus cinta, berikut ini akan kami bagikan beberapa cara untuk mengatasi trauma putus cinta.

Cara Mengatasi Trauma Putus Cinta

Luapkan Amarah Anda

Ketika sedang sedih, saat di hianati oleh pasangan setiap orang tentunya merasakan sebuah amarah yang sangat memuncak. Untuk mengatasi trauma Anda sebaiknya Anda memanfaatkan hal tersebut dengan meluapkan amarah Anda seperti berteriak atau bahkan berlari. Mengeluarkan amarah adalah cara yang sangat membantu Anda untuk mengatasi kesedihan dan membuat perasaan Anda lebih tenang, yang jelasnya tindakan Anda tidak merugikan diri sendiri.

Akui Sakit Hati Anda

Setelah putus cinta siapapun akan merasakan sebuah rasa sakit hati yang cukup mendalam. Sebaiknya Anda pun tidak menyembunyikan rasa sakit hati Anda dengan mengklaim jika Anda baik-baik saja. Sebaiknya Anda mengakui dan jangan pernah mengingkari perasaan tersebut, karena jika Anda menyembunyikan rasa sakit hati Anda setelah dihianati oleh kekasih yang dapat terjadi adalah Anda semakin tenggelam dalam kesedihan. Dengan menyadari akan rasa sakit hati dan kecewa Anda, hal tersebut dapat membantu Anda untuk membangun pola pikir yang positif.

Jadikan Sebagai Pelajaran

Seperti yang kita ketahui pengalaman adalah sebuah guru yang paling berharga dalam kehidupan seseorang. Hal tersebut dapat Anda terapkan saat Anda mengalami sakit hati, sebaiknya jadikan rasa sakit hati dan kecewa tersebut sebagai sebuah pelajaran untuk Anda kedepannya dan satu lagi, sebaiknya rasa sakit Anda tersebut Anda buang jauh-jauh.

Mengatasi trauma putus cinta sebenarnya sangat bergantung pada diri Anda sendiri, karena berapapun banyaknya tips yang telah disarankan, tapi jika Anda sendiri tidak ingin bertindak tegas Anda tentunya tak dapat keluar dari masalah trauma Anda. Sebaiknya Anda menegaskan pada diri Anda untuk berhenti mengatakan tidak dan menyakinkan pada diri Anda jika rasa sakit tersebut harus hilang dari kehidupan Anda.

Bersenang-Senang dalam Bentuk yang Wajar

Lakukan sesuatu yang dapat membuat Anda senang. Namun, dalam bentuk yang wajar ya. Bukan seperti belanja berlebihan, atau sampai memakai obat-obatan terlarang. Kesenangan dalam bentuk wajar misalnya, mencari kegiatan baru, mendalami hobi yang kalian sukai, memperluas pergaulan, dan sebagainya. Bersenang-senang seperti demikian tidak hanya mengusir rasa kesedihan Anda saja, tetapi juga memberikan manfaat pada Anda.

Memperbaiki Tipe Pasangan Idaman

Mungkin pasangan kemarin mengecewakan. Lalu, ubahlah kriteria pasangan idaman Anda. Sehingga saat ingin menjali hubungan baru, Anda tidak mendapati pasangan yang sama dengan kisiah cinta yang kandas kemarin. Coba renungkan, seperti apa tipe (mantan) pasangan Anda kemarin? Lalu, ubahlah agar Anda tidak mencari seperti dia lagi.