Jerawat, Cara Menanggulangi Jerawat

Jerawat, Cara Menanggulangi Jerawat

Jerawat, Cara Menanggulangi Jerawat. Timbulnya jerawat memang terasa mengangu. Namun bila kita mengetahu cara menanggulanginya akan sangat membantu mengurangi bopeng yang sangat merugikan wajah tersebut.

Tingkat kondisi jerawar. Kondisi jerawat dapat di bagi menjadi 3 tingkatan yaitu: ringan, sedang, dan parah. Untuk mengetahui tingkatan kondisi jerawat adalah dengan mengenali ruam-ruam yang terdapat pada penyakit kulit ini.

Komedo, ruam berbentuk bintik kepala hitam yang terdapat pada kulit muka.

Popula, ruam berbentuk bintik kecil yang keras pada kulit.

Pustula, ruam berbentuk bintik yang lebih besar dengan kepala yang bernanah.

Nodula, Jerawat yang besar merah yang di sertai peradangan.

Kista, ruam yang berbentuk lebih besar dari nodula dan berisi nanah.

Pada tingkatan kondisi ringan, ruam di jumpai dalam bentuk komedo saja dan tidak di sertai peradangan. Pada kasus tingkatan kondisi sedang selain komedo juga di jumpai adanya popula dan pustula disertai proses peradangan pada lubang kelenjer kulit. Adapun tingkatan pada kondisi parah, di jumpai adanya komedo, popula, pustula, nodula dan kista.

Jerawat dengan frekwensi terbanyak dijumpai pada remaja yang menginjak dewasa. Hal ini dapat dimengerti, pada usia remaja terdapat perubahan hormonal pada tubuhnya, sedangkan hormon merupakan salah satu faktor yang mempergaruhi terjadinya jerawat.

Jerawat, Cara Menanggulangi Jerawat

Cara-cara Menanggulangi Jerawat

1. Bersihkan kulit secara teratur dan benar. Pada kasus yang tidak terlalu parah, di cuci dengan sbun bayi sudah cukup, tetapi bila sudah termasuk parah, dianjurkan untuk memakai sabun yang mengandung sulfur atau dengan sabun lain yang sesuai dengan keparahan penyakit jerawatnya. Sering penyucian harus ditambah, tetapi jangan berlebihan. Tiga atau empat kali sehari sudah cukup untuk menyegah penyubatan pada saluran klenjer sebase.

2. Tidur harus cukup, paling tidak 8 jam sehari. Bila tidak cukup tidur di malam hari, bisa ditambah besok siangnya.

3. Makanan harus cukup gizi, tetapi tidak mengandung banyak lemak dan kabohidrat. Perhatikan apakah setelah meminum susu, kacang, keju, coklat, kambing, cabe atau makanan lainya, jerawat akan kambuh apa tidak.

Mengenai makanan ini sifatnya indifidual. Bisa saja makanan tertentu menyebabkan kambuhnya jerawat pada seseorang, tapi belum tentu kepada orang lain.

Setiap penderita harus memperhatikan jenis-jenis makanan apa saja yang menyebabkan kambuhnya jerawat pada dirinya dan harus menghindarinya. Ada juga penderita yang jerawatnya tidak dipengaruhi oleh makanan.

4. Pikiran dan kejiwaan. Sering terlihat pada penderita yang mengalami stres, jerawatnya cenderung menjadi lebih parah. Dalam hal ini harus diupayakan agar penderita tenang dengan jalan membiarkan masalhnya dan menolong jalan keluarnya,

Apa bila jalan keluarnya sudah ditemukan dan stres sudah hilang, sering jerawat akan sembuh secara drastis. Dari sudut kejiwaan terlihat bahwa sipenderita yang optimis lebih cepat sebuh dari pada yang pesimis.

5. Olah raga. Faktor ini dapat  berpengaruh baik terhadap si penderita karena olah raga dapat memperbaiki metabolisme tubuh, termasuk metabolisme klenjer sebase.

6. Rambut. Banyak orang yang berjerawat yang mempunyai rambut yang berlemak. Cucilah rambut dengan teratur untuk mengurangi lemak. Sebaiknya rambut dipotong rapi. Banyak penderita yang mempunya jerawat di wajahnya ditutupi dengan rambutnya biar jerawat tidak kelihatan di wajahnya.

7. Keteraturan hidup. Seseorang yang hidupnya teratur akan memperhatikan makan, tidur, mandi, olah raga dan lain sebagainya dengan baik dan teratur.

8. Pilihlah kosmetik yang tepat dan sesuai dengan keadaan kulit dan jerawat yang mereka derita.

9. Jangan mijit-mijit atau mencet jerawat karena bisa mengakibatkan efeksi yang berakibat membentuknya nodula yang bisa mengandung nanah. Bila sembuh akan meningalkan jaringan parut. Kebiasaan mengusap-usap jerawat hampir selalu dijumpai pada penderita remaja. Kebiasaan ini tidak baik, kkarena rangsangan akan menimbullkan jetrawat baru.

10. Pengobatan yang dapat dilakukan terbagi menjadi dua, yaitu pengobatan dari luar dan dalam. Dengan pengobatan antibiotika, tapi sesuaikan ruam yang terdapat pada penderita.

Suntik-suntikan pada penderita yang parah dapat mengurangi kemungkinan terjadinya parut setelah penyembuhan.

Pengobatan luar bertujuan untuk mengurangi minyak dan mengurangi produksi klenjer Sebase. Banyak produk berupa cream beberpa merek dapat dibeli ditoko-toko obat atau apotik dengan resep dokter.

Baca juga berita kecantikan: Cara Memilih Bra yang Sehat