Pencegahan Terhadap Kanker Serviks

Pencegahan Terhadap Kanker Serviks

Pencegahan Terhadap Kanker Serviks dalam hal ini, ada dua cara mencegah kanker serviks, yaitu mencegahnya terjadinya infeksi HPV dan melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur. Pap smear adalah suatu pemeriksaan mikroskopik terhadap sel-sel yang diperoleh dari apusan serviks. Contoh sel serviks diperoleh dengan bantun sebuah spatula yang terbuat dari kayu atau plastik yang dioleskan dari luar serviks dan sebuah sikat kecil yang di masukan kedalam saluran servikal.

Selanjutnya sel-sel serviks dioleskan pada kaca obyek yang sudah di beri pengawet dan dikirimkan kelaboratorium untuk di periksa. 24 jam sebelum menjalani pap smear, sebaiknya sebainya sipenderita tidak melakukan pencucian atau pembilasan vagina, hubungan seksual, berendam, maupun mengunakan tampon.

Tes pap smear sangat efektif dalam mendektesi perubahan prakanker pada serviks. Jika hasil pap smear menunjukan displasia atau serviks tampak apnormal, biasanya akan dilakukan kolposkopi dan biopsi. Adapun anjuran untuk melakukan tes pap smear secara teratur adalah sebagai berikut:

1. Setiap tahun untuk wanita yang berusia diatas 35 tahun.

2. Setiap tahun untuk wanita yang berganti-ganti pasangan seksual atau pernah menderita infeksi HPV maupun kutil kelamin.

3. Setiap tahun untuk wanita yang memakai KB.

4. Setiap 2-3 tahun untuk wanita yang berusia di atas 35 tahun, jika tiga kali tes pap smear berturut-turut menunjukan hasil negatif atau untuk wanita yang telah menjalani histeroktomi bukan karena kanker.

5. Sesering munkin jika hasil tes pam smear menunjukan abnormal.

6. Sesering mungkin stelah penelian dan pengobatan prakanker maupun kanker serviks.

Sementara itu, untuk mengurangi atau mencegah kemungkinan terjadinya kanker serviks, beberapa hal berikut ini yang harus diikuti.

1. Anak perempuan yang berusia 18 tahun tidak dianjurkan melakukan hubungan seksual.

2. Jangan melakukan hubungan seksual dengan penderita kutil kelamin. Jika ingin melakukanya, gunakan kondom untuk mencegah penularan kutil kelamin.

3. Jangan berganti-ganti pasangan seksual.

4. Berhentilah merokok.

5. Lakukan pemeriksaan panggul secara rutin setiap tahun. Pemeriksaan panggul setiap tahun termasuk tes pap smear harus di mulai ketika seseorang wanita mulai aktif melakukan hubungan seksual atau pada usia 20 tahun. Dan, setiap hasil yang apnormal harus diikuti dengan pemeriksaan kolposkopi serta biopsi.

6. Komsumsilah vitamin A. Beberapa peneliti telah membuktikan bahwa vitamin A berperan dalam menghentikan atau mencegah perubahan keganansan pada sel-sel, seperti yang terjadi pada permukaan serviks.

Itulah penyebab disfungsi seksual wanita masih yang keenam penjegahan terhadap kanker serviks . Artikel selanjutnya kita masih membahas penyebab disfungsi seksual wanita yang 7 yaitu Endomettriosis.

Baca Juga Penyebab Disfungsi Seksual Wanita Secara Berurutan Di Bawah Ini.